
ALIH-alih melakukan perbaikan substansial berkaitan dengan desain program maupun tata kelolanya, pemerintah cenderung defensif dalam merespons kritik-kritik yang disampaikan oleh sejumlah elemen masyarakat, mulai dari akademisi, peneliti, organisasi masyarakat sipil, dan aktivis mahasiswa terhadap Program makan bergizi gratis (MBG). Padahal, berbagai kritik itu penting demi menjamin keberhasilan dan keberlanjutan dari program tersebut. Saya berpandangan bahwa kritik terhadap program ini penting untuk terus dilakukan karena sejumlah alasan.